Hubungan Pengetahuan Anemia dengan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri

Authors

  • shalza billa puteri sumpena poltekkes kemenkes bandung jurusan keperawatan
  • Supriadi Supriadi Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Lia Meilianingsih Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Dian Yuniar Syanti Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Susi Susanti Poltekkes Kemenkes Bandung

DOI:

https://doi.org/10.34011/jkifn.v5i1.3122

Keywords:

anemia, kepatuhan, pengetahuan, tablet penambah darah

Abstract

Masa remaja cenderung muncul berbagai masalah kesehatan salah satunya anemia. Angka kejadian anemia sekitar 4,8 juta remaja diseluruh dunia mengalami anemia. Anemia kerap terjadi pada remaja putri disebabkan karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia memiliki dampak buruk bagi remaja putri seperti menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, sehingga pemerintah mengimplementasikan kebijakan untuk mengatasi peningkatan prevalensi anemia dengan memberikan tablet tambah darah kepada sasaran remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah. Peneliti menggunakan desain penelitian cross sectional dengan teknik sampling yaitu probability sampling. Sampel yang akan diteliti sebanyak 75 orang. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yakni kuisioner pengetahuan tentang anemia serta kuisioner MMAS-8 yang diuji menggunakan spearman rho. Hasil uji penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna yang kuat antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (p value = 0,00 < 0,05) serta memiliki arah hubungan positif. Peran guru dan petugas Kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia sehingga kepatuhan meningkat dalam mengkonsumsi tablet tambah darah.

Downloads

Published

Jun 30, 2025

Issue

Section

Articles