Pengaruh Terapi Kelompok Teraupetik Remaja dan Guided Imagery terhadap Tingkat Stres, Koping Remaja Talasemia

Authors

  • Yanti Apriyanti Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Imam Makhrus Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Susmadi Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Nawati Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Amid Salmid Poltekkes Kemenkes Bandung

DOI:

https://doi.org/10.34011/jkifn.v5i1.3334

Keywords:

guided imagery, remaja talasemia, terapi kelompok teraupetik, tingkat stres

Abstract

Talasemia merupakan penyakit hemolitik herediter yang bisa menyebabkan masalah psikososial, emosional danperilaku terutama pada remaja. Terapi kelompok terapeutik merupakan kegiatan kelompok untuk mengatasi masalah perkembangan remaja, membantu mengatasi stres, emosi, akibat penyakit fisik, krisis tumbuh kembang atau penyesuaian. Manajemen stres guided imagery merupakan salah satu cara pengelolaan stres dengan memanfaatkan potensi diri sebagai sumber efektif untuk mengatur emosi serta mengatasi masalah. Tujuan penelitian ini adalah menilai pengaruh terapi kelompok terapeutik remaja dan manajemen stres guided imagery terhadap tingkat stres, koping,  remaja talasemia. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental pre-post with control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja talasemiakelompok intervensi  mengalami perubahan yakni penurunan tingkat stres, perubahan strategi koping dibandingkan kelompok kontrol setelah pemberian terapi kelompok terapeutik dan manajemen stres guided imagery (p value < 0,05). Terapi kelompok terapeutik dan manajemen stres guided imagery berpengaruh terhadap tingkat stres, koping. Terapi kelompok terapeutik remaja dapat dijadikan rujukan terapi, dalam pencegahan munculnya masalah psikososialpada remaja talasemia sehingga tugas perkembangan dapat dicapai secara optimal.

Downloads

Published

Jun 30, 2025

Issue

Section

Articles