Gambaran Jenis Kelamin, Ketaatan Beribadah dan Sumber Penularan dengan Tingkat Resiliensi pada Remaja dengan HIV
DOI:
https://doi.org/10.34011/jkifn.v5i1.3347Keywords:
Gambaran, jenis kelamin, ketaatan beribadah, sumber penularan, resiliensi, RDHIVAbstract
Kasus remaja dengan HIV (RDHIV) di Indonesia tercatat lebih banyak dibandingkan Negara Malaysia pada tahun 2023. RDHIV merupakan masa transisi dari kanak-kanak menjadi dewasa beserta menghadapi tantangan terkait HIV yang dideritanya, sehingga mendorong RDHIV agar dapat beradaptasi secara psikologis. Kemampuan penyesuaian diri secara terhadap tantangan dan kesulitan yang dialami disebut dengan resiliensi. Penelitian ini, dilakukan untuk mengetahui gambaran jenis kelamin, ketataan beribadah dan sumber penularan dengan tingkat resiliensi. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode convenience sampling sehingga didapatkan 70 RDHIV. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Child & Youth Resilience Measurement-Revised (CYRM-R), analisis data dilakukan dengan analisis univariat dengan frekusensi dan presentase untuk data kategorik sedangkan mean dan standar deviasi untuk data numerik. Hasil penelitian menunjukkan RDHIV yang memiliki tingkat resiliensi tinggi cenderung memiliki karakteristik jenis kelamin laki-laki (22), ketaatan beribadah RDHIV yang taat beribadah (29) cenderung menunjukkan tingkat resiliensi tinggi dan sumber penularan pada RDHIV sebagian besar karena perilaku berisiko (24).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indita Wilujeng Astiti, Lina Erlina, Vera Fauziah Fatah, Muryati Muryati, Zaenal Muttaqin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.