Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri

Authors

  • Annisa Nur Fauziah Poltekkes Kemenkes Bandung, Indonesia
  • Kamsatun Kamsatun a:1:{s:5:"en_US";s:25:"Poltekes Kemenkes bandung";}, Indonesia
  • Susi Kusniasih Poltekkes Kemenkes Bandung, Indonesia
  • Mutiara Syagitta Poltekkes Kemenkes Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34011/jkifn.v5i2.4280

Keywords:

Aktivitas Fisik, Dismenore, Remaja Putri

Abstract

Tingginya angka kejadian dismenore pada remaja putri yang berdampak terhadap kualitas hidup dan aktivitas belajar di sekolah. Dismenore merupakan nyeri haid yang umum dialami dan seringkali mengganggu konsentrasi serta kehadiran siswa di sekolah. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian dismenore adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang cukup dapat memperlancar aliran darah ke organ reproduksi dan mengurangi kadar prostaglandin penyebab nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMAN 13 Bandung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 429 siswi kelas X dan XI, dengan jumlah sampel sebanyak 207 siswi yang dipilih menggunakan teknik probability sampling, yaitu proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan skala Visual Analog Scale (VAS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil analisis bivariat dari 2 variabel yang diteliti didapatkakan hasil p-value 0,000 < 0,05 dengan kekuatan hubungan kategori sedang dengan arah negatif (R = -0,433). Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa dari 207 remaja putri, Sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang, dan hampir setengahnya mengalami nyeri dengan tingkat sedang, hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenore. Oleh karena itu, diperlukan edukasi di lingkungan sekolah mengenai pentingnya aktivitas fisik sebagai salah satu upaya preventif dalam mengurangi nyeri dismenore.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

Citation Check