PERCEPTION OF ONLINE MOTORCYCLE TAXI DRIVERS USING THE THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPROACH WITH THE INTENTION OF DENTAL TREATMENT
DOI:
https://doi.org/10.34011/jmp2k.v35i3.3046Keywords:
niat, pengemudi ojek online, pengobatan gigi, persepsi, theory of planned behaviourAbstract
Kesehatan pengemudi ojek online terutama terkait kesehatan gigi dipengaruhi oleh pola kerja yang akan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, salah satunya masalah kesehatan gigi dan mulut. Pengemudi ojek online kurang melakukan pemeriksaan gigi karena beberapa alasan. Salah satunya yaitu biaya, kurangnya waktu untuk pemeriksaan dan elemen sosial ekonomi. Persepsi pengemudi ojek online tentang pengobatan sakit gigi diamati menggunakan theory of planned behavior (TPB). Tujuan penelitian untuk menganalisis sikap, norma subjectif, kontrol perilaku yang dirasakan terhadap pengobatan gigi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat pengemudi ojek online untuk mendapatkan pengobatan gigi. Metode penelitian yaitu observasional design cross-sectional. Sampel sebanyak 96 responden menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh niat berperilaku berkorelasi signifikan dan berpola positif dengan sikap (r = 0,337), norma subjektif (r= 0,610), kontrol perilaku (r= 0,253). Analisis regresi linier pada model 6 membuktikan bahwa norma subjectif sebesar 46% mempengaruhi perilaku niat pengobatan gigi dan sisanya 54% dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi praktis dari hasil ini adalah pentingnya mengembangkan program pendidikan kesehatan gigi yang menargetkan tidak hanya individu, tetapi juga lingkaran sosial mereka. Kesimpulan TPB efektif digunakan untuk memprediksi niat pengobatan gigi dan acuan dasar untuk merancang intervensi yang tepat, sehingga masyarakat lebih cenderung mencari pengobatan gigi sebelum rasa sakit muncul. Intervensi promosi kesehatan gigi yang melibatkan peran orang-orang terdekat mereka dapat lebih efektif dalam membentuk niat perawatan gigi.
References
S. Muliani, R. Dian Sembiring, and P. Dessy Eresina, “Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Transportasi Ojek Online Go-jek dI Kota Medan,” 2022.
H. A. R. Mallo and P. I. Nugroho, “Analisis Pendapatan Pengemudi Ojek Online Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Salatiga,” Jurnal Akuntansi Profesi, vol. 12, no. 1, p. 67, 2021, doi: 10.23887/jap.v12i1.33382.
E. Marsusanti et al., “Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Driver Gojek,” Jurnal Swabumi, vol. 6, no. 2, pp. 128–132, 2018.
S. B. Nahuri, Y. Firayanti, and M. Mufrihah, “Pengaruh Pengalaman Kerja, Jam Kerja dan Jumlah Orderan Terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pengemudi Gojek di Kota Pontianak,” Jurnal Economina, vol. 2, no. 4, pp. 950–963, 2023, Accessed: May 15, 2024. [Online]. Available: ejournal.45mataram.ac.id/index.php/economina
Presiden RI, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan,” Undang-Undang, no. 187315, 2023.
K. Imanuel Tarigan and M. Halomoan Parluhutan Hutagalung, “The Effect Of Work, Income And Education Of Parents On Patient With PUFA/pufa,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, vol. 11, no. 1, pp. 441–447, 2020, doi: 10.35816/jiskh.v10i2.320.
World Health Organization (WHO), “Oral Health Country Profile,” Oral health country profile Bolivia (Plurinatiojal State of ), no. 2019, 2022.
J. Wu, J. Chen, C. Lv, and leilei Zhou, “Global, Regional, and National Levels and Trends in Burden of Dental Caries and Periodontal Disease from 1990 to 2035:Result From the Global Burden of Disease Study 2021,” Apr. 02, 2025. doi: 10.21203/rs.3.rs-5609270/v1.
Ulliana, Y. Puspitawati, S. Sulistiani, and N. Afdilla, “The Role of Parents in ECC Prevention: A Cross-sectional study,” Journal of International Dental and Medical Research, vol. 16, no. 3, 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Potret Kesehatan Indonesia dari RISKESDAS 2018,” Sehat Negeriku, 2018.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Survei Kesehatan Indonesia (SKI),” 2023.
A. A. Manu and A. R. Ratu, “Perilaku Pencarian Pengobatan Penyakit Gigi pada Masyarakat,” Dental Therapist Journal, vol. 1, no. 1, 2019, doi: 10.31965/dtl.v1i1.353.
M. Amin, M. Elyasi, B. Bohlouli, and M. ElSalhy, “Application of the theory of planned behavior to predict dental attendance and caries experience among children of newcomers,” Int J Environ Res Public Health, vol. 16, no. 19, 2019, doi: 10.3390/ijerph16193661.
D. M. Oktavilantika, D. Suzana, and T. A. Damhuri, “Literature Review : Promosi Kesehatan dan Model Teori Perubahan Perilaku Kesehatan,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 7, no. 2018, 2023.
J. Davison, M. McLaughlin, and M. Giles, “The design and psychometric assessment of a child-friendly TPB-based questionnaire,” Journal of Public Health (United Kingdom), vol. 39, no. 4, pp. e312–e321, Dec. 2017, doi: 10.1093/pubmed/fdw120.
D. Sulistiani, “Faktor-faktor yang Memengaruhi Niat Mahasiswa Akuntansi Untuk Berkarier Sebagai Akuntan Publik: Aplikasi Theory of Planned Behavior (Studi Empiris Pada Mahasiswa Universitas Diponegoro),” Jurnal Universitas Diponegoro: Semarang., 2012.
S. Laila, Melviani, and Fajriannor, “Persepsi Masyarakat Melalui Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) dengan Pengobatan Sakit Gigi di Kecamatan Banjarmasin Timur,” Journal of Current Pharmaceutical Sciences, vol. 6, no. 1, 2022.
I. Ajzen, “The theory of planned behavior: Frequently asked questions,” Hum Behav Emerg Technol, vol. 2, no. 4, pp. 314–324, Oct. 2020, doi: 10.1002/HBE2.195.
H. Shi et al., “Application of the extended theory of planned behavior to understand Chinese students’ intention to improve their oral health behaviors: a cross-sectional study,” BMC Public Health, vol. 21, no. 1, 2021, doi: 10.1186/s12889-021-12329-9.
A. L. Dumitrescu, B. C. Dogaru, C. Duta, and B. N. Manolescu, “Testing five social-cognitive models to explain predictors of personal oral health behaviours and intention to improve them.,” Oral Health Prev Dent, vol. 12, no. 4, 2014, doi: 10.3290/j.ohpd.a31662.
R. Fitrianor and S. Dona, “Persepsi Mayarakat Melalui Pendekatan Theory of Planned Behaviour (TPB) Dengan Niat Pengobatan Sakit Gigi di Kelurahan Pemurus Baru,” Jurnal Media Kesehatan , vol. 15, no. 2, pp. 66–76, 2022.
L. Gao, S. Wang, J. Li, and H. Li, “Application of the extended theory of planned behavior to understand individual’s energy saving behavior in workplaces,” Resour Conserv Recycl, vol. 127, 2017, doi: 10.1016/j.resconrec.2017.08.030.
M. Sánchez, N. López-Mosquera, F. Lera-López, and J. Faulin, “An Extended Planned Behavior Model to Explain the Willingness to Pay to Reduce Noise Pollution in Road Transportation,” J Clean Prod, vol. 177, 2018, doi: 10.1016/j.jclepro.2017.12.210.
I. Fishbein, M., & Ajzen, Predicting and changing behavior: The reasoned action approach. Taylor & Francis, 2011.
I. I.-J. K. dr. Soebandi and undefined 2024, “The Influence of Perceived Subjective Norms on Nurses’ Hand Hygiene Behavior: Intention as an Intervening Variable,” journal.uds.ac.id, Accessed: Apr. 22, 2025. [Online]. Available: https://journal.uds.ac.id/jkds/article/view/734
A. V. A. Empidi and D. Emang, “Understanding public intentions to participate in protection initiatives for forested watershed areas using the theory of planned behavior: A case study of cameron highlands in Pahang, Malaysia,” Sustainability (Switzerland), vol. 13, no. 8, 2021, doi: 10.3390/su13084399.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ulliana Ulliana, Silvia Sulistiani, Soimah Soimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.