CAPUT SUCCEDANEUM : LAPORAN KASUS ASUHAN NEONATUS

Main Article Content

Rachmawati Wicaksono
Elin Supliyani

Abstract

Caput succedaneum merupakan salah satu trauma lahir karena proses persalinan,  dimana terjadi pembengkakan berupa benjolan pada kepala bayi yang disebabkan tekanan jalan lahir. Benjolan tersebut berisikan penumpukan cairan limfe, bersifat lunak, berbatas tidak tegas, melewati sutura. Benjolan akan menghilang secara fisiologis, namun jika tidak dilakukan perawatan dengan hati-hati dapat menimbulkan terjadinya infeksi atau benjolan bisa lebih meluas dan penyembuhannya akan lebih lama. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny.S Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Caput succedanum. Metode yang digunakan berupa  laporan kasus dengan pendekatan menajemen kebidanan. Tekhnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil pengkajian diperoleh data subjektif  Bayi Ny.S merupakan anak ke-4 dan lahir pada usia kehamilan 39 minggu. Lama persalinan 1 jam 20 menit, dan ibu sering mengejan sebelum di pimpin persalinan. Data objektif, tanda-tanda vital normal, berat badan 3300 gram, pada kepala teraba benjolan lunak, berbatas tidak tegas, bersifat oedema. Analisa yang ditegakkan Bayi Ny.S neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan Caput succedaneum. Penatalaksanaan melakukan edukasi kepada keluarga agar tidak sering mengangkat bayi, menjelaskan bahwa benjolan akan hilang dalam 2-3 hari, tetap berikan ASI secara ondemand, dan mengajarkan mengenai perawatan bayi sehari-hari. Pada kunjungan hari kedua, kepala bayi sudah tidak ada benjolan dan sudah proposional. Saran untuk keluarga agar selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi, mengenali tanda bahaya dan menjaga kesehatan bayinya.

Article Details

How to Cite
Wicaksono, R. ., & Supliyani, E. (2023). CAPUT SUCCEDANEUM : LAPORAN KASUS ASUHAN NEONATUS. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 4(2), 700-704. Retrieved from https://jurnal.polkesban.ac.id/index.php/jks/article/view/1675


Section
Articles