FACTORS INFLUENCING ANXIETY DISORDERS IN WOMEN OF PRODUCTIVE AGE WITH CHRONIC HEPATITIS B INFECTION

Authors

  • Nurul Fathiyyah Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Ainun Ganisia Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Rakhmalia Imeldawati Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Cityta Putri Kwarta Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Tonny Sundjaya Indonesian Health Development Center, Jakarta, Indonesia
  • Putri Rahmadani Varians Statistik Kesehatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34011/jmp2k.v35i3.3141

Keywords:

gangguan kecemasan, infeksi hepatitis B kronis (IHBK), wanita usia produktif

Abstract

Infeksi Hepatitis B Kronik (IHBK) masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, dengan prevalensi tinggi di kalangan wanita usia produktif. Dampak psikologis infeksi hepatitis B kronik, khususnya gangguan kecemasan, sering diabaikan, yang mana berdampak negatif pada kualitas hidup pada populasi ini. Kecemasan yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan mental yang lebih parah dan penurunan kesejahteraan. Meskipun penting, faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan pada populasi ini tidak dipahami dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan pada wanita usia subur dengan IHBK untuk memfasilitasi intervensi dini. Sebuah penelitian deskriptif-analitik, cross-sectional dilakukan dengan melibatkan 51 wanita berusia di atas 18 tahun yang didiagnosis dengan IHBK di Palang Merah Indonesia (PMI) di Surabaya. Diagnosis IHBK dikonfirmasi oleh adanya HBsAg selama lebih dari enam bulan. Pemilihan sampel dilakukan secara total sampling. Gangguan kecemasan diukur menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Data tentang usia, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, dan dukungan sosial dikumpulkan melalui wawancara dan catatan medis. Analisis chi-square digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dan regresi linier untuk mengukur nilai risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,005), status perkawinan (0,007), pendidikan (0,016), dan dukungan sosial (0,001) berhubungan secara signifikan dengan gangguan kecemasan. Sebagai kesimpulan, wanita usia subur dengan IHBK memiliki prevalensi gangguan kecemasan yang tinggi. Deteksi dini dan intervensi yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

References

J. Faccioli, S. Nardelli, S. Gioia, O. Riggio, and L. Ridola, “Neurological and psychiatric effects of hepatitis C virus infection,” World J. Gastroenterol., vol. 27, no. 29, pp. 4846–4861, 2021, doi: 10.3748/wjg.v27.i29.4846.

J. Nikmah and E. R. Kustanti, ““Akankah Ku Berdamai Dengan Takdir’ ” Studi Fenomenologis Pengalaman Penderita Hepatitis B,” J. EMPATI, vol. 10, no. 2, pp. 142–155, 2021, doi: 10.14710/empati.2021.31007.

L. Yarlott, E. Heald, and D. Forton, “Hepatitis C virus infection, and neurological and psychiatric disorders – A review,” J. Adv. Res., vol. 8, no. 2, pp. 139–148, 2017, doi: 10.1016/j.jare.2016.09.005.

G. Li et al., “Effects of depression, anxiety, stigma, and disclosure on health-related quality of life among chronic hepatitis B patients in Dalian, China,” Am. J. Trop. Med. Hyg., vol. 102, no. 5, pp. 988–994, 2020, doi: 10.4269/AJTMH.19-0007.

A. Mahran et al., “Risk factors and outcome of patients with eclampsia at a tertiary hospital in Egypt,” BMC Pregnancy Childbirth, vol. 17, no. 1, Dec. 2017, doi: 10.1186/s12884-017-1619-7.

C. Xia, X. Li, and Y. Zheng, “Effects of peer education on psychological stress, attitude towards disease and treatment compliance in patients with chronic hepatitis B,” Int J Clin Exp Med, vol. 14, no. 1, pp. 415–422, 2021.

A. Al Mamun et al., “Depression among Patients with Chronic Hepatitis B: A Cross-sectional Study in a Tertiary Hospital of Bangladesh,” Euroasian J. hepato-gastroenterology, vol. 13, no. 2, pp. 79–83, 2023, doi: 10.5005/jp-journals-10018-1406.

B. J. Diagne et al., “Depression and Anxiety in Patients with Hepatitis B and C in a Moroccan Region: A Cross-Sectional Study,” OALib, vol. 09, no. 11, pp. 1–12, 2022, doi: 10.4236/oalib.1109450.

M. Kaur, M. Gupta, V. P. Purayil, M. Rana, and V. Chakrapani, “Contribution of social factors to maternal deaths in urban India: Use of care pathway and delay models,” PLoS One, vol. 13, no. 10, pp. 1–18, 2018, doi: 10.1371/journal.pone.0203209.

D. Abaah, L. A. Ohene, and C. A. Adjei, “Physical and social wellbeing of family caregivers of persons with hepatitis B associated chronic liver disease in Ghana: a qualitative study,” BMC Prim. Care, vol. 24, no. 1, pp. 1–11, 2023, doi: 10.1186/s12875-023-02041-5.

S. W. Yeoh, A. C. N. Holmes, M. M. Saling, I. P. Everall, and A. J. Nicoll, “Depression, fatigue and neurocognitive deficits in chronic hepatitis C.,” Hepatol. Int., vol. 12, no. 4, pp. 294–304, Jul. 2018, doi: 10.1007/s12072-018-9879-5.

F. Diniarti, T. Rohani, and W. Prasentya, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatitis B Pada Ibu Hamil,” J. Ris. Kesehat. Poltekkes Depkes Bandung, vol. 14, no. 1, pp. 197–205, 2022, doi: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.1971.

R. Wikan Trisnaningtyas, “Evaluasi Terapi Pada Pasien Hepatitis B Di Rsup Dr. Sardjito Yogyakarta,” J. Ilm. Farm., vol. 13, no. 1, pp. 27–33, 2017, doi: 10.20885/jif.vol13.iss1.art5.

W. Huang et al., “Investigating the relationship between hepatitis B virus infection and postpartum depression in Chinese women: a retrospective cohort study,” Front. Public Heal., vol. 11, no. 4, 2023, doi: 10.3389/fpubh.2023.1214151.

P. Ahmadi Sarbarzeh, S. Karimi, M. Jalilian, and H. Mosafer, “Depression, Anxiety, Stress and Social Isolation in Hepatitis Patients,” SciMedicine J., vol. 2, no. 4, pp. 225–233, 2020, doi: 10.28991/scimedj-2020-0204-5.

R. Gupta, A. Avasthi, Y. K. Chawla, and S. Grover, “Psychiatric Morbidity, Fatigue, Stigma and Quality of Life of Patients With Hepatitis B Infection,” J. Clin. Exp. Hepatol., vol. 10, no. 5, pp. 429–441, 2020, doi: 10.1016/j.jceh.2020.04.003.

W. S. Lestari, F. Tilawati, W. Karwiti, and N. Agustin, “Tingkat infeksi hepatitis B pada ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Purwodadi Tebing Tinggi kabupaten Tanjung Jabung Barat,” Poltekes Jambi Indones., pp. 314–326, 2022.

T. T. Lao, “Obstetric implications of maternal chronic hepatitis B virus infection,” Explor. Med., vol. 2, no. 6, pp. 468–482, 2021, doi: 10.37349/emed.2021.00064.

B. Hajarizadeh, J. Wallace, J. Richmond, N. Ngo, and C. Enright, “Hepatitis B knowledge and associated factors among people with chronic hepatitis B,” Aust. N. Z. J. Public Health, vol. 39, no. 6, pp. 563–568, 2015, doi: 10.1111/1753-6405.12378.

Downloads

Published

Aug 29, 2025

How to Cite

Fathiyyah, N., Ganisia, A., Imeldawati, R., Kwarta, C. P., Sundjaya, T., & Rahmadani, P. (2025). FACTORS INFLUENCING ANXIETY DISORDERS IN WOMEN OF PRODUCTIVE AGE WITH CHRONIC HEPATITIS B INFECTION. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 35(3), 987–995. https://doi.org/10.34011/jmp2k.v35i3.3141